Jumat, 18 Juni 2010

tips-tips dunia anak

.: Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang :.

Thursday, May 13, 2010

Bila Kakak Pukul Adiknya


Manusia adalah mahluk sosial, tidak bisa hidup sendiri. Mereka perlu hidup bersama-sama. Dalam kebersamaan akan terjadi interaksi antara manusia yang satu dengan yang lain. Manusia memang tidak ada yang sama. Semua berbeda, baik dalam hal pendapat, minat, dan keinginan, dll.

Bila perbedaan ini dapat diterima dan dipelajari, maka interaksi bisa berlangsung dengannyaman, bahkan perbedaan tersebut bisa menjadikan hubungan lebih menarik. Namun demiki an, pada anak-anak ada juga persamaannya. Untuk hal yang sama, membuat mereka dapat main bersama. Hanya kadang-kadang mereka mempunyai keinginan yang sama pada waktu yang sama. Hal itu dapat membuat mereka berebut dan terjadilah konflik.

Konflik itu memang mungkin sering terjadi diantara kakak dan adik. Yang penting adalah cara menghadapinya. Sikap yang paling baik adalah menerima kenyataan bahwa konflik itu terjadi, dan menjadikannya sebagai sarana belajar dan hikmah. Banyak yang bisa dipelajari antara lain:

  • Cara berpikir anak kita
  • Apa yang dia suka atau apa yang tidak suka
  • Bagaimana sikap dia terhadap kakak atau adiknya
  • Kemampuan anak menahan emosi
  • Kemampuan anak untuk menerima hal-hal yang tidak disukai
  • Kemampuan anak berbahasa: menyusun kata menjadi kalimat, untuk menyampaikan pikirannya pada orang lain dan orang lain mengerti apa yang dia pikirkan.
Dan dibawah ini merupakan bagaimana cara kita menghadapi Anak-anak kita beranten atau kaka Pukul Adiknya, yang diambil dari sebuah catatan Abah Ihsan PSPA :
  1. Katakan, jika kaka marah sama adik, ayoo bicara sama adik apa yang membuat kaka marah.
  2. Katakan bahwa mama menerima kaka marah sama adik dan bahwa marah dan kecewa itu boleh, tetapi menyakiti adik itu sama sekali tidak diterima di rumah mama.
  3. Jika Anda memergokinya hendak memukul, tahan tangan, dan katakan kaka tak bisa memukul adik karena jika kk menyakiti adik berarti kk menyakiti mama. Pun saat adik mukul kaka, mama juga tak suka.
  4. Muliakan kaka senantiasa saat kakakepergok berbuat baik sama adik. betapa bangganya mm punya kaka yang sayang adik dan betapa senangnya pasti adik dan mudah-mudahan adik sebaik kaka.
  5. Bertindak adillah di rumah. Banyak orangtua yang tidak berbuat adil sama kaka. Selalu menyuruh kk mengalah sama adik padahal jelas2 itu barang kaka. Selalu menghukum kaka saat berbuat salah tapi tidak pada adik saat adik yang melakukannya. Ketidakadilan ini yang bisa menyebabkan anak menjadi tak suka dengan adiknya.
  6. Jika dia terus mengulang buat konsekuensi. Siapapun di rumah yang menyakiti harus mendapat konsekuensi. Misalnya saat ada yang mendorong, memukul atau apapun maka besoknya bisa dikurang poinnya, 'puzzle poin' nya diambil, dikurangi jam nonton, dikurangi uang saku. dll

Dengan mengetahui hal di atas, kita bisa menghadapi konflik anak-anak dengan tenang, bersemangat, untuk mencari solusi tanpa harus ikut emosional. Bukan sebaliknya, kita merasa kecewa, dan ikut marah. Masalah bukan selesai, malah bertambah besar, karena ada tiga orang yang berada dalam konflik. Apalagi kalau ayah datang dan ikut terlibat, jadi tambah seru.

Kalau kita marah, anak merasa tidak nyaman melihat wajah kita. Apalagi ditambah dengan ucapan-ucapan kita yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak, akan membuat masalah bertambah sulit untuk diselesaikan


Monday, April 26, 2010

Antara Cinta dan 'Jijik'

Kalau dah Cinta gak bisa kemana lagi, dan cinta sesama terus cinta sama mahluk lain pun gak masalah..yang Jelas cinta sama mahluk ciptaan ALLOH...jjiiaahhh lebayy..tapi emang gitu yaa,, kenyataan yang dihadapi sama Azzam ..mmm

yeeaahh..cintanya disini adalah cinta Binatang kesukaannya...huuufft..bukan sama hewan piaraannya kaya kelinci...saking cintanya sama tuh kelinci..sampe dibawa tiduurr....yeeaahh mati deh..kasian..dah dimandiin dibawa kekasur :)

Cinta emang gak bisa diungkapkan..tapi Cinta kadang keliatan jijik pula...aaarrgghh Azzam ada-ada aja..seneng banget liat binatang-binatang tuh....dirumah yang dulunya bekas sawah ..kata orang seh..tentunya banyak keong-keong..iihhh jijik kita ngeliatnya tapi nggak bagi Azzam seneng ajaa...si keong sampe dikumpulin pake tempat...wooowww...ketika kita liat..si keong yang dikumpulin di wadah yg mirip gelas pada maju...iiiiiiiiirrrrrgghhh,,,,Jijik banget, tapi bagi Azzam suatu maenan yang bikin dia anteng...seruuu :)

Semua hewan-hewan kecil yang ada dikehidupan kita sehari-hari emang menjijikan, tapi bisa buat pembelajaran anak kita...yeeaahh...
Selain Keong, Cicak dan Kecoa pun jadi buat tempat eksperimen Azzam...Jijik..tapi Cinta sama hewan, yang sama kita buang tuh kecoa, Azzam bisa marah, dia maenin dielus...huuhh dimasukin tempat deeh..jjiiaahhh...Jijik liatnya, nggak bagi azzam cinta sama hewan...

Pernah juga..Inget hari minggu, Azzam teriak-teriak manggil Abinya, aku pikir dia ketakutan ada ulat " Abii...abi ada ulat" emang gak jelas seh...pas diliat Azzam dah bawa Ular yang baru aja ke giles kendaraan yang lewat, si Ular masih darah segarr....

Ya Ampuuun Zam..Jijik nak'...Azzam bilang kasian, yeeaahh Hargai aja okaayy...sampe tuh bangke ular gak boleh kita buang, sampe nangis kalo mau dibuang, dan sampe kering karena si bangkai ular kejemur terik matahari..masih untung kalo nggak kepanasan...bakalan wangginya ituu iihhh...Jijik seh tapi musti gimana..antara cinta dan Jijik...huuffttt...Azzam--azzam..!!!

Cinta dan Jijik itu bisa kita jadikan suatu bahan pembelajaran buat anak...dan disitu kita bisa menerangkan, kaya kunang-kunang...biasanya Azzam suka nanya kaya keong " mi kenapa ada rumahnya" atau Kunang-kunang " knapa koq bisa ada cahayanya" dan banyak lagi pertanyaan yang diajukan sama Azzam..

Ketika azzam memegang hewan kesukaannya..Azzam selalu banyak nanya, knapa begini knapa begitu...dan itu tugas kita Orangtuanya menjadi orangtua yang proaktif....biasanya kalo dah mentok buat nyari jawabannya....
YUuk kita liat di buku biar lebih seruuu....kita cari Buku tentang serangga...kita cari tau biar tambah jelass, banyak jawabannya dan contoh gambarnya dibuku...
yeeeaahh Azzam lebih seneng dah digituin..anteng banget...yuukkk mau coba..intinya yaa jangan banyak di larang aja, semuanya kita ambil hikmah....sebagai bahan pembelajaran buat anak...

Apalagi kalo ditakut-takuti...ngggak deh, biarkan anak mengalir, sambil kita perhatikan, dan siap-siap jadi Orangtua yang proaktif...Semangaatt !!!! :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar